Mbps adalah istilah yang selalu muncul saat membicarakan data. Baik transfer data di komputer sampai internet pasti menyinggung hal ini. Masyarakat umum belum tentu tahu arti dan kepanjangan istilah ini.

Bagi Anda yang ingin belajar lebih serba serbi Mbps adalah apa dan penggunaanya, artikel ini akan mencoba menggali lebih dalam tentangnya. Mari bahas bersama tentang Mbps adalah apa secara lebih dalam di sini!

Mbps Adalah Alat Ukur Kecepatan Data

mbps adalah alat ukur kecepatan data

Kepanjangan Mbps adalah atau ialah megabits per seconds. Pada dasarnya, penggunaan Mbps untuk internet. Apakah Anda pernah beli paket internet? Saat beli, Anda pasti lihat paket – paket kecepatan yang ditawarkan. Pada bahasan tersebut, ukuran satuan Mbps pasti ada.

Mbps sendiri menentukan seberapa cepat data dapat diambil dari internet ke komputer Anda. Semakin besar angka Mbps makin cepat juga waktunya. Kecepatan ini sebenarnya juga berlaku dua arah. Dalam internet, download speed selalu jadi bahasan utama,  karena itu Mbps lebih digunakan untuk menjual kecepatan download dibandingkan upload. Namun dalam pengukurannya, upload juga pakai Mbps.

Mbps juga berhubungan dengan bandwidth. Bagi yang tidak tahu, bandwidth adalah istilah untuk sinyal internet. Semakin kuat bandwidth, semakin bagus juga kecepatan download dan upload yang ditunjukan internet. Awalnya, ukuran bandwidth hanya sekedar kualitas saja, tapi berkat perkembangan teknologi IT, pengukuran bandwidth sekarang lebih presisi berkat satuan Mbps.

Mbps sendiri adalah salah satu bagian dari satuan ukur transfer data. Sama halnya dengan panjang ada satuan kilometer, meter dan centimeter, Mbps bisa tampil juga dengan Gbps dan Kbps. Gbps adalah istilah yang digunakan untuk Gigabits per second sedangkan Kbps adalah Kilobits per second.

Untuk bayangan ukurannya, 1 Gbps adalah = 1.000 Mbps adalah = 1.000.000 Kbps. Bahasan Gbps masih jarang karena internet modern belum bisa menyediakan internet kecepatan ini secara umum. Sedangkan Kbps sudah jarang digunakan karena kecepatan internet sudah di atas batasan tersebut. Sekarang jika berbicara kualitas internet, Mbps jauh lebih sering digunakan.

Beda Megabits dan Megabytes

beda megabits dan megabytes

Dari bahasan sebelumnya, Anda sekarang mengerti tentang Mbps adalah apa dalam konteks internet. Namun, hanya tahu istilah ini saja tidak cukup. Anda harus tahu juga seputar bits dan bytes. Banyak orang salah menggunakan istilah ini dan akhirnya malah salah menerka Mbps.

Untuk hal ini, mari bahas beda Megabits dan Megabytes terletak pada konsep data. Setiap 1 byte akan melakukan transfer 8 bits data. Dari sini, Anda bisa bayangkan bahwa dengan download 1 Mbps, transfer data yang dilakukan adalah 8 MB per detik.

Menggunakan ukuran ini, Anda bisa melihat kecepatan download suatu data. Ukuran data 16 MB file musik .mp3 misalnya, akan perlu waktu 2 detik di download pada internet kecepatan 1 Mbps. Penyesuaian skala ini mudah dihitung, jadi Anda tidak perlu bingung lagi.

Tanda bits dan bytes juga berbeda. Untuk menunjukan kecepatan bits, tulisan b adalah huruf kecil. Sedangkan untuk kapasitas atau bytes, indikasinya adalah B besar. Jadi Mbps dan MB jelas beda skala, tapi masih banyak orang sering tertukar artinya.

Sekarang dari informasi ini, sudah jelas bahwa MBps adalah ukuran yang mewakili kecepatan transfer data atau bytes. Walaupun mirip, konsep keduanya sangat berbeda, jadi perhatikan juga penggunaan istilahnya.

Memahami Konsep Mbps Adalah dengan Contoh

Jika ingin lebih memahami pengertian Mbps adalah fungsinya sebagai pengisi data, Anda bisa bayangkan kolam yang diisi dengan selang. Kolam adalah kapasitas memory yang harus diisi dan umumnya berupa bytes. Sedangkan selang air yang digunakan adalah ukuran kecepatan transfer air untuk isi kolam.

Dari gambaran ini, Anda bisa bayangkan kecepatan mengisi kolam akan lebih cepat dengan selang lebih besar. Jadi semakin besar Mbps, makin cepat juga proses download file. Besaran kolam merepresentasikan besaran file yang di download. Jadi walaupun pakai selang kecil, jika ukuran kolam kecil, waktu pengisian juga akan pendek.

Perbandingan Kerja Megabits Per Second Menggunakan Skala

Setelah memahami Mbps adalah apa sekarang waktunya membahas soal pembagian kerja hal ini berdasarkan ukuran skala. Seperti yang dibahas sebelumnya Mbps adalah kecepatan perpindahan data yang lebih sering digunakan pada download.

Skala file download jauh lebih besar dan mudah dilakukan jika dibandingkan dengan upload speed. Jadi jangan kaget jika melihat ada paket internet download speed yang sampai 10 Mbps tapi saat dilihat kecepatan uploadnya hanya max 1 Mbps.

Walaupun saat membeli paket internet kecepatan upload tidak dibahas, umumnya ada indikator rata – rata yang umum digunakan. Menggunakan metode ini, Anda bisa hitung seberapa besar kecepatan upload internet Anda.

Pada umumnya hitungan upload speed adalah skala kecepatan 10% download. Jadi bagi Anda yang menggunakan internet kecepatan 10 Mbps, kecepatan upload Anda diperkirakan 1 Mbps. Ukuran ini adalah rata – rata. Tentu saja paket internet khusus akan memiliki ukuran unik berbeda lainnya. Jika berbicara skala umumnya, ukuran 1:10 adalah yang paling umum.

Klasifikasi Kecepatan Internet Berdasarkan Megabits Per Second

Banyak orang tidak tahu bahasa dalam penggunaanya, kecepatan Mbps internet dapat dimasukan dalam klasifikasi tertentu. Pembagian kecepatan internet ini bukan official dari organisasi tertentu. Melainkan dari pengalaman dan hitungan komunitas pengguna internet di era 2010-an.

Klasifikasi ini membagi internet menjadi 4 klasifikasi berbeda. Berikut adalah pembagiannya:

  • Dial Up Speed

Dial up speed ini adalah golongan kecepatan internet yang paling umum di era dulu. Di Indonesia misalnya, dial up paling populer dipakai mulai tahun 2000an sampai 2010an. Kecepatan dial up sangat rendah karena menggunakan kabel komunikasi telepon dengan modem kelas rendah.

Kecepatan yang tergolong dial up adalah 56 Kbps rata – rata. Untuk kebutuhan internet sekarang, kecepatan ini tentu sudah tidak memungkinkan digunakan lagi.

  • Old House Hold Speed

Golongan ini adalah upgrade dari Dial Up Speed tapi masih tergolong lamban. Kecepatan ini menggantikan popularitas Dial Up pada banyak rumah tangga karena hadirnya teknologi internet baru. Jika di Indonesia, era ini adalah awal – awal Speedy dari Telkom mulai dipromosikan sebagai paket internet rumah yang bagus.

Kecepatan pada golongan ini umumnya adalah 110 Kbps sampai 1 Mbps. Jika dilihat dari standar kecepatan sekarang, batasan speed ini tentu sudah tidak banyak berlaku. Mungkin yang 1 Mbps adalah yang masih populer, tapi kebanyakan rumah sudah tidak pas dengan kecepatan diklasifikasi ini.

  • Standard Speed

Klasifikasi ini adalah kecepatan internet yang patut digunakan sekarang ini. Di era digital sekarang, kebutuhan internet tidak lagi terbatas seputar website. Hal seperti networking, video meeting, streaming, upload video dan bahkan broadcast menjadi hal yang normal.

Di rumah – rumah saja, kebutuhan stream Netflix dengan kualitas bagus di TV sudah butuh sekitar 6 sampai 8 Mbps agar lancar. Karena kebutuhan seperti ini, tidak aneh jika standar kebutuhan minimal internet yang umum adalah 10 Mbps. Di bawah kecepatan ini, kebutuhan internet sudah tidak standar lagi.

Walaupun standarnya adalah 10 Mbps, tiap negara bisa memiliki beberapa klasifikasi berbeda. Di Indonesia, standar kecepatan adalah 8 sampai 10 Mbps, sedangkan di Amerika, standar yang bagus adalah 25 Mbps. Di Korea Selatan dan Jepang, kecepatan standar adalah 50 Mbps

Jadi walaupun dibilang standar, ukuran ini fluid dan cukup berbeda tergantung standar hidup dan teknologi negara tempat Anda berada. Namun, jika melihat kebutuhan kecepatan internet rata – rata global, minimal 10 Mbps adalah batas minimal yang paling pas. 

  • High Speed

Sekarang waktunya bahas seputar high speed internet. Dalam konteks kecepatan tinggi, ratusan Mbps adalah ukuran yang makin umum. Kecepatan tinggi ini adalah internet yang berada di skala 100+ Mbps. Kecepatan ini sangat tinggi dan harganya pasti mahal, tapi di era sekarang banyak yang sudah pakai.

Mereka yang pakai klasifikasi kecepatan ini adalah para pelaku internet yang aktif. Contoh saja YouTuber, Live Streamer, perkantoran, web designer dan peneliti. Kebutuhan yang tinggi ini biasanya untuk percepat upload dan proses perpindahan data.

Contoh saja Live Streamer yang broadcast di Twitch. Mereka butuh data besar untuk upload, selain itu, mereka harus pastikan koneksi internet untuk kebutuhan program, download game, lihat pergerakan chat, lihat update donasi dan lain – lain tetap berjalan cepat walau dengan app broadcast. Karena kombinasi kebutuhan ini, 100 Mbps adalah batasan minimal yang diperlukan. 

Menyesuaikan Megabits Persecond dengan Kebutuhan Internet Anda

Setelah tahu klasifikasi Mbps untuk internet, Anda sekarang tinggal menyesuaikan kebutuhan dengan kecepatan ini. Analisa sendiri kebutuhan internet Anda dan putuskan paket internet Mbps mana yang paling pas.

Keputusan pilih Mbps adalah hal yang tidak mudah. Banyak orang tidak tahu besaran konsumsi bandwidth mereka sendiri. Bagi Anda yang kesulitan juga, mari bahas cara menyesuaikan Mbps dengan kebutuhan internet Anda berikut ini:

  • Cek Konsumsi Data Anda

Anda bisa masuk pada menu Network dan Internet pada PC dan cek penggunaan data pada komputer tersebut. Cek penggunaan Anda per harinya. Jika rata – rata tidak mencapai 20 GB per hari, penggunaan internet standar 10 Mbps sudah sangat cukup.

  • Kebutuhan Upload Tinggi

Cek apakah Anda memerlukan kecepatan upload tinggi. Bagi Anda yang lebih konsumsi media internet, umumnya download lebih penting. Di sisi lain, mereka yang bekerja menggunakan internet dan sering kirim data besar, upload speed tinggi tentu diperlukan. Untuk dapatkan proses kirim data nyaman, Anda mungkin harus pakai high speed internet di range 100 Mbps.

  • Berapa Orang yang Menggunakan Network

Penentuan paket Mbps juga bisa dilihat dari jumlah orang yang pakai internet di satu network. Untuk rumahan, umumnya hanya ada 4 orang pengguna internet (suami, istri, 2 anak). Untuk kebutuhan ini, internet kecepatan standar sudah mumpuni.

Di sisi lain, tempat seperti kos – kosan, café dengan WiFi ataupun perkantoran tentu perlu bandwidth lebih besar. Untuk tempat seperti ini dibutuhkan minimal paket high speed internet jika ingin nyaman.

Tips Memilih Paket Kecepatan Internet

Kebutuhan kecepatan Mbps tentu makin jelas jika Anda bisa mengaplikasikan cara – cara di atas. Selama tahu kebutuhan Anda, pemilihan paket kecepatan internet bisa lebih tepat. Pilihan Mbps dari paket tentu bukan satu – satunya pertimbangan. Jika Anda ingin pilih paket kecepatan internet yang pas dan memang cocok, mari bahas tips memilih yang terbaik di sini:

  • Pilih Paket Kecepatan dari ISP Populer

Bila ingin koneksi bagus yang konsisten, pastikan Anda memilih paket internet di ISP terkenal. Tidak peduli bentuk paket Mbps-nya jelek, selalu utamakan ISP nama besar. Layanan internet di Indonesia memang diatur Telkom. Hal ini membuat ISP Indihome jadi pilihan utama.

Layanan internet ISP lainnya memang ada di Indonesia, tapi mereka dompleng infrastruktur yang dibangun Telkom. Karena fasilitas Telkom terus berkembang dan menyebar di seluruh pelosok, Indihome jadi lebih mudah diakses.

ISP besar juga umumnya menawarkan layanan dengan harga lebih pasti. Dibandingkan ISP lain yang belum tentu tawarkan harga kompetitif tapi dengan kecepatan tidak pasti, ISP besar menjadi pilihan lebih aman untuk internet sehari – hari.

  • Selalu Pilih Paket Kecepatan di Atas Kebutuhan Anda

Untuk memilih paket yang tepat, pastikan Anda menggunakan paket dengan Mbps yang di atas kebutuhan Anda. Hal ini penting untuk pastikan kebutuhan Anda selalu terjaga dan dapat digunakan dengan mudah.

Contoh saja Anda adalah penulis konten yang butuh minimal 10 Mbps. Untuk aman, coba cari paket layanan internet di range 10 sampai 25 Mbps. Harganya memang lebih mahal karena Anda ambil paket dengan gaya kecepatan lebih tinggi. Namun, kecepatan di atasnya tidak akan perlu perpanjangan lagi dan kebutuhan internet lebih mudah dijaga dan stabil. 

  • Hindari Paket Internet Kecepatan Tinggi Tapi dengan Batas Kuota

Layanan paket data internet sudah jadi konsep yang umum. Hal ini dikenalkan dengan batasan paket kuota mobile. Setelah sukses digunakan pada mobile, device, banyak yang aplikasikan layanan seperti ini untuk kebutuhan internet rumah.

Menggunakan internet kecepatan tinggi memang nyaman dan membantu memudahkan akses internet. Sayangnya, kemudahan ini bukan berarti Anda pakai layanan dengan kuota ini. Layanan kuota tidak cocok untuk internet rumahan yang digunakan setiap hari. Jika ingin pakai yang kuota, lebih baik pakai mobile saja.

  • Cari Jaringan Internet yang Pakai Fiber

Untuk kebutuhan internet modern, fiber adalah layanan yang terbaik. Kabel fiber memiliki kemampuan transfer data lebih baik daripada kabel komunikasi biasa. Di Indonesia, Fiber belum sampai 5 tahun diaplikasikan di jaringan internet, tapi perannya sudah sangat penting.

Sekarang jika ada rumah atau tempat tinggal yang belum ada layanan fiber, ada kemungkinan harga tempat itu bisa turun karena tidak ada layanan internet bagusnya. Di Indonesia, fiber sudah ada tapi belum merata.

Menggunakan fiber. Kebutuhan standar internet 10 Mbps per rumah tangga bisa sekali dicapai. Sayangnya harga paket layanan fiber bisa mahal. Jadi tidak semua orang bisa menikmatinya secara langsung.

  • Apakah Sudah Jelas?

Pengertian Mbps adalah apa sampai dengan pemilihan paket internet dengan besaran Mbps tertentu sudah dibahas. Hal ini memang niche untuk pengetahuan umum. Tapi Anda pasti bisa manfaatkan pengetahuan ini untuk berbagai hal seputar internet dan kebutuhan kecepatan networking.

Dari bahasan di atas, Anda sudah tahu serba serbi seputar Mbps adalah apa. Bahasan Mbps adalah hal yang simple, tapi banyak hal bisa dibahas seputarnya yang menarik digali. Mudah – mudahan bahasan tentang kecepatan internet ini menarik dan mampu tingkatkan pengetahuan Anda. Terima kasih sudah baca artikelnya dan selamat belajar!

Kesimpulan

Mbps adalah sebuah alat untuk mengukur kecepatan internet dengan skala bits sedangkan MBps adalah sebuah alat untuk mengukur kecepatan internet IndiHome atau provider lainnya dengan skala byte, sekilas memang sama, tapi ini jelas berbeda, jika ada baru tahu tentang Mbps adalah apa dan artikel ini bermanfaat untuk Anda mohon untuk share artikel ini ke media sosial Anda atau ke kerabat, saudara, rekan Anda terima kasih semoga dapat menjadi tambahan ilmu pengetahuan untuk Anda.

Anda juga bisa cek artikel Mbps adalah apa pada link berikut ini -> Mbps adalah kami juga membahas artikel seputar IndiHome klik link -> IndiHome

Tags, Fiber, Mbps adalah, ISP, upload, download, MBps adalah

Kategori: Internet